Cerpen Denni H.R. Pinontoan Tuang Guru Yohanes berdiri dari tempat duduknya, lalu melangkah mendekati dinding rumah. Di situ ada tertempel almanak bertahun 1880. Jari telunjuknya menekan angka 15 di bulan April. Ia menyebut sesuatu, tapi tak terdengar suara. Wajahnya tampak mengingat sesuatu dalam kesedihan. Setelah itu dia kembali ke tempat semula. Pagi itu rumah tuang guru Yohanes tampak mencolok di antara rumah-rumah lain di kampung Kamangna, sebuah desa kecil di distrik Tompaso, bagian selatan Minahasa. Amurang, pusat pemerintahan onderafdeling itu, berjarak puluhan pal dari Kamangna. Di rumah panggung beratap rumbia bertudung ijuk enau itu tinggal tuang guru Yohanes, istrinya Marta, dan Magdalena, anak gadis mereka. Sebenarnya Magdalena memiliki seorang kakak laki-laki bernama Yopi, tetapi ia meninggal tragis lima tahun lalu. Ia tewas dibunuh para tukang pukul suruhan mandor karena menolak bekerja di kebun kopi. Tanggal kematiannya: 15 April 1875. Setiap tahun, tuang guru Yo...
Hari ini di masa lalu