Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2020

Beberapa Pokok Pikiran Mengenai Perilaku Politik Warga Sulawesi Utara dari Perspektif Kebudayaan

PEMILIHAN Kepala Daerah ( Pilkada ) adalah peristiwa kebudayaan . Keseluruhan proses pelaksanaan Pilkada adalah suatu proses perencanaan kehidupan bersama kini dan masa depan untuk banyak hal. Kepala daerah yang merupakan hasil dari proses itu adalah kepala pemerintahan yang nanti akan memimpin banyak orang dalam upaya mengelola banyak aspek untuk kebaikan bersama. Dari dasar pemahaman ini maka untuk sementara dapat dikatakan, bahwa dari perspektif kebudayan, Pilkada adalah kegiatan berbudaya (politik) masyarakat secara partisipatif dalam memilih pemimpin untuk bersama-sama merencanakan politik kehidupan berdasar aspirasi dan makna-makna atau nilai-nilai kolektif yang diyakini. Bagaimana cara dan motivasi warga (perilaku) berpartisipasi tersebut, selalu dipengaruhi oleh konteks dan perubahan-perubahan yang terjadi. Dengan begitu, budaya politik yang dimaksud adalah upaya-upaya manusia dan masyarakat memberi makna pada politik praktis maupun pada politik dalam pengerti...

Manusia dan Ciptaannya Bernama Frankensteinisme

Sumber: bbc.com "Lihat! Itu bergerak. Dia hidup. Dia hidup… DIA HIDUP! Oh… Demi Tuhan! Sekarang saya tahu bagaimana rasanya menjadi Tuhan." (Sumber kutipan: bbc.com ) ADA 600an orang, di antaranya perempuan dan anak dari Indonesia yang bergabung dengan ISIS terdesak di Suriah. Ideologi telah membawa mereka ke medan perang. Kalau tidak mati tertembak, ditawan atau mengungsi. Bagi yang masih hidup tapi terdesak oleh perang, harapannya adalah pulang ke negara asal. Kabar ini jadi isu kontroversial di Indonesia, negara asal 600an orang itu. Menerima kepulangan mereka, tapi ada alasan takut ideologi ISIS tersebar di sini. Buru-buru menolak, pemerintah diperhadapkan dengan tanggung jawab kemanusiaan. Kedua alasan ini sangat masuk akal. Fenomena ISIS berdampak pada munculnya sikap negatif warga Eropa terhadap pengungsi dari Timur Tengah. Di Selandia Baru, Maret tahun lalu seorang warga negara Australia bernama Breton Tarrant   menembak secara membabi buta j...

Bagian Ketiga: Si Mangalitow wo Si Mangalaun

"TOK...TOK ..trok..tok..trok..tok...tok..." bunyi tetengkoren menggema.   ........   "Palakat...palakat...dengar palakat...   Palakat dari Hukum Besar Willem Pinutusan...   Voor penaggong- penanggong kerja mawendu di kobong-kobong kopi...Supaya samua        orang yang kena wajib kerja musti pigi ka kobong. Trada boleh ada yang cuma tinggal di     rumah.   Samua orang penanggong musti pigi kobong kopi...   Demikian palakat. Harap samua orang dengar deng patuhi...."   ....... Palakat itu memecah malam yang sunyi   ro’ong Tamberan. Hanya satu dua rumah terlihat cahaya lampu minyak. Kecuali di jalan utama, di depan rumah Mandey agak terang. Beberapa orang membawa obor. Mereka kepala jaga dan mandor kebun kopi yang menyampaikan palakat. Mandey, ayah dan ibunya tetap berada di dalam rumah. Ada firasat, palakat itu sengaja diperdegarkan kepada mereka, terutama Mandey yang t...